Berawal dengan sebuah pertengkaran tipikal suami istri, film ini benar-benar sebuah drama romantis yang menggambarkan cinta setelah kematian. Terkadang beberapa orang yang sudah pernah mengalami kehilangan orang terkasihnya akan menganggap hidup setelah ditinggalkan itu sangat hampa dan hambar. Hal yang sama juga terjadi sama tokoh utama di film ini: Holly (Hillary Swank)seakan-akan sudah kehilangan makna hidup ketika suaminya Gerry (Gerald Butler) meninggal karena tumor otak. Hidup dilanjutkan olehnya sendirian di dalam apartemen kecilnya selama dua minggu tanpa pernah keluar dan bergaul, sampai ketika ia berulang tahun dan mendapat sebuah surat pertama dari serangkaian surat yang akan diterima Holly setiap harinya selama beberapa hr ke depan. Surat itu isinya intruksi2 yang harus dia lakukan untuk mencari kembali semangat hidupnya yang mati bersama suaminya. Kejutannya adalah, surat2 ini dibuat langsung oleh suaminya sendiri. Film ini ngasih gue semangat juga untuk mencari gairah hidup gue sendiri meskipun gue belum pernah merasakan pahitnya ditinggal suami. Jalinan cerita yang sangat intens mengenai pencarian makna hidup, meskipun terkadang si Holly harus melakukan hal yang tidak dia sukai, membawa dia kembali ke masa lampau, ke masa pertama kali dia jatuh cinta pada Gerry. A great..great movie about love yang ga norak meski masih mendayu-dayu, mengenai persahabatan dan above all, mengenai cinta sejati. a must see movie four thumbs up.
bagus nih pilem...mengingatkan bahwa mencintai tak harus bersama. meski sudah meninggal, gerry tetap menunjukkan cintanya dengan meminta holly melanjutkan hidupnya dan berbahagia...